Obama Or Osama


Dua tokoh yang sekarang sangat dikenal di dunia maupun dunia Islam, dua tokoh inilah yang sekarang saling “berperang” Obama dengan kekuatan militer Amerika yang sangat canggih, dan Osama dengan kekuatan Al-Qaeda. Osama dengan Al-Qaeda-nya yang berlatar belakangi Islam, sehingga masyarakat dunia menganggap Islam adalah teroris, opini ini adalah salah BESAR!! Islam tidak pernah mengajarkan untuk membunuh denga keji seperti para pelaku teroris. Contohnya dalam sejarah perang Islam, Islam hanya 1 kali menyerang ke pihak musuh, dan lebih banyak defend padahal pasukan muslim pada saat itu bisa saja meyerang pada kaum Yahudi, ini membuktikan bahwa Islam mengajarkan untuk bersabar dalam menyikapi semua hal.
Berikut Kepemimpinan Obama di Amerika:

• Obama mengembangkan penelitian di bidang embrio, meski dengan tegas dia menyatakan menolak aborsi.
• Obama memberikan tenggat waktu bagi penarikan pasukan AS dari Irak, dan menutup “benteng” Guantanamo, dan tidak diragukan lagi keputusan tersebut mendapat tentangan keras dari pendahulunya, Bush.

Selama kunjungannya ke Turki beberapa waktu lalu, Obama menemui pendapat bahwa pemerintahan AS hanya berubah wajah, namun dengan kekejaman yang sama.

Menanggapi hal tersebut, Obama berjanji akan melakukan penarikan pasukan AS dari Irak pada 2010 mendatang yang menurutnya juga merupakan salah satu langkah mengurangi emisi bagi pemanasan global. Dia menuturkan bahwa perubahan tidak dapat terjadi dalam satu malam.

“Menggerakkan kapal pemerintahan bukanlah hal yang mudah, bukan seperti speedboat yang dapat dirubah arahnya dengan sekejap,” katanya.

Perubahan yang dilakukan Obama juga memancing kemarahan mantan wakil Presiden AS, Dick Cheney, yang menganggap Obama tidak mengikuti jalur yang diberikan Bush dalam memerangi teroris. Obama malah nampaknya menyerang balik duet Bush – Cheney dengan melakukan penyelidikan terhadap penyiksaan yang terjadi di penjara Guantanamo, dimana para tahanan menerima bentuk interogasi dengan penyiksaan fisik.

Tidak lama lalu, Cheney dan mantan sekretaris negara, Condoleezza Rice terbukti bersalah dalam andil mereka mengesahkan “memo penyiksaan”. Dan hingga saat ini Cheney belum memberikan tanggapan apaun.

Memo tersebut disahkan pada 2002, berisi izin bagi CIA untuk melakukan teknik interogasi “water-boarding” terhadap para tahanan Guantanamo yang mereka tuduh sebagai teroris.

Pengadilan AS mendakwa mereka dengan tuduhan penyiksaan dan kejahatan perang.
Sementara itu pihak-pihak yang tersangkut kasus tersebut terus bertambah, termasuk mantan Sekretaris Pertahanan AS, Donald Rumsfeld yang terbukti memberikan pelatihan kepada CIA dalam menerapkan teknik penyiksaan “water-boarding”.

“Program pemerintahan Bush yang dijalankan CIA merupakan langkah tepat untuk melindungi negara ini dari teroris,” mantan jubir Bush, Marc Thiessen membela.

Dia berpendapat keputusaan Bush di Irak tak ubahnya keputusan Obama dalam meningkatkan pasukan AS di Afghanistan. Dia juga menambahkan kedua presiden tersebut terus berupaya menghentikan nuklir Korea Utara dan Iran. “Dilihat dari sisi domestik, keduanya tidaklah berbeda.”

Berikut biografi Osama bin Laden:

Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin (bahasa Arab: أسامة بن محمد بن عود بن لادن; sering dipanggil Usamah bin Ladin (atau Osama bin Laden dalam ejaan Inggris), dilahirkan pada tanggal 28 Juni 1957 di kota Jeddah) adalah pendiri Al Qaeda.
Dilahirkan di Jeddah, Arab Saudi, kawasan pantai Laut Merah. Usamah adalah anak ke-17 dari 52 bersaudara. Ayahandanya yang bernama Muhammad bin Ladin, adalah seorang petani miskin dari Yaman yang kemudian bermigrasi ke Arab Saudi setelah Perang Dunia II). Di tempat yang baru ini Muhammad bin Ladin memulai dengan usahanya yang baru bergerak dalam bidang bisnis pembangunan. Pada akhirnya ia memenangkan banyak kontrak bagi pembangunan masjid-masjid dan istana-istana yang sangat bernilai dari pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu ia telah mengembangkan tali persahabatan yang sangat akrab dengan keluarga Kerajaan Saudi. Muhammad bin Ladin kemudian telah menjadi salah seorang yang paling kaya di Arab Saudi, yang diperkirakan memiliki keuntungan miliaran dolar Amerika Serikat. Dari keuntungannya ini diperkirakan Muhammad bin Ladin memiliki saham sebesar hampir 300 miliar dolar Amerika.
Pendidikan dan masa muda
Ketika berusia pemuda-remaja, Usamah bin Ladin telah bergabung dengan gerakan Konservatif-Baru (Ultrakonservatif), sebuah gerakan politik dalam agama Islam yang sebagian mengadopsi sebagiannya pemahaman salaf (paham pemurnian agama para ulama saudi) tetapi kurang mendapat dukungan dari para ulama; dan ia pernah masuk kedalam dinas kepolisian yang menegakkan hukum-hukum syariah. Usamah menjadi mahasiswa pada Universitas King Abdul Aziz di Jeddah, di mana ia berguru pada salah satu dari antara gurunya, yakni Sheikh Abdullah Azzam. Guru Abdullah Azzam inilah yang kemudian diketahui sebagai tokoh utama yang memainkan peran memobilisasi dukungan bangsa Arab bagi kaum Mujahidin yang berperang melawan pendudukan Uni Soviet atas Afganistan. Usamah bin Ladin lulus menyelesaikan studinya dan diwisuda sarjana tahun 1979 dalam bidang Ekonomi dan Manajemen.
Perjalanan hidup
Usamah bin Ladin mulai membangun jaringan komunikasinya pada tahun 1979 ketika ia berangkat ke Afganistan bergabung dalam milisi perang kaum pejuang Afgan yang dikenal sebagai kaum mujahidin yang tetap bertahan dan bertempur melawan Soviet. Usamah menggalang dana melalui jalur-jalur kekayaan dan relasi-relasi koneksi keluarganya bagi gerakan pertahanan Afgan, dan membantu kaum Mujahidin dengan bantuan logistik dan bantuan kemanusiaan. Usamah juga terlibat mengambil bagian dalam beberapa pertempuran selama perang Afganistan.
Ketika peperangan melawan Soviet hampir berakhir, Usamah mendirikan gerakan Al Qaeda, sebuah organisasi para mantan/eks pejuang Mujahidin dan para pendukung lainnya yang membantu menyalurkan baik dana maupun para pejuang bagi gerakan pertahanan Afgan.
Ketika tentara-tentara Soviet menarik mundur keluar dari Afganistan, Usamah bin Ladin pulang kembali ke Arab Saudi dan bergabung bekerja pada perusahaan konstruksi dan bangunan milik keluarga, Group Perusahaan Bin Ladin. Di sini ia kemudian terlibat bersama kelompok orang-orang Saudi yang berseberangan dan melawan pemerintahan kerajaan/monarki Saudi, yakni terhadap Keluarga Raja Fahd. Pada tahun 1995 Usamah bin Ladin membangun infrasruktur di Sudan ketika hubungannya dengan Presiden Umar al-Bashir dan Dr. Hasan Turabi yang memerintah Sudan.

Pada tahun 1994, Pemerintah Saudi mencabut hak kewarganegaraan Usamah dan membekukan seluruh aset dan kekayaannya di seluruh negeri. Usamah bin Ladin diyakini berbagai pihak sebagai tokoh pusat dan kunci dari suatu koalisi internasional dari kaum radikal Islam. Menurut Pemerintah Amerika Serikat, Al Qaeda telah meniru gerakan-gerakan aliansi dengan pola pikir kelompok-kelompok fundamentalis, seperti misalnya kelompok Al-Jihad di Mesir, Gerakan Hizbullah di Iran, Front Islam Nasional di Sudan, dan kelompok-kelompok jihad lainnya di Yaman, Arab Saudi, dan Somalia. Organisasi Usamah bin Ladin juga memiliki ikatan-ikatan dengan “Kelompok Islam” yang pada suatu ketika dibawah pimpinan Syaikh Omar Abdel Rahman, seorang ulama Mesir yang menjalani hukuman seumur hidup sejak pengakuannya pada tahun 1995 menggagalkan persekongkolan peledakan beberapa tempat di kawasan kota New York. Pada akhir tahun 1990-an dua orang anak Sheik Rahman bergabung bersama kekuatan tentara dan perjuangan Usamah bin Ladin.
Sejak tahun 1992, Pemerintah Amerika Serikat memberi kesan bahwa Usamah bin Ladin dan anggota-anggota lainnya dari gerakan Al Qaeda menjadi target sasaran militer Amerika yang bertugas di Arab Saudi, dan di Yaman, dan satuan militer yang ditugaskan di Tanduk Afrika, termasuk di Somalia. Pada bulan Oktober 1993, diberitakan ada 18 orang anggota militer berkebangsaan Amerika Serikat yang bekerja untuk bantuan kemanusiaan dan penanggulangan penderitaan di Somalia, mati dibunuh disana ketika menjalankan karya sosial mereka. Mayat tentara pekerja sosial itu diseret dan dianiaya di sepanjang jalan-jalan raya. Pada tahun 1996 Usamah bin Ladin dikenai hukuman atas tuduhan melatih orang-orang yang terlibat dalam penyerangan pembunuhan tentara pekerja sosial di atas dan ia mengatakan bahwa para pengikutnya bersama kaum Muslim setempat telah membunuh tentara-tentara itu. Penegak hukum Amerika Serikat juga menuduh bahwa Usamah bin Ladin memiliki jaringan dengan serangan-serangan yang gagal ke atas dua hotel di Yaman di mana para tentara Amerika Serikat bermalam dalam perjalanan mereka ke Somalia.
Pada tanggal 7 Agustus 1998, delapan tahun setelah penugasan operasional militer, Amerika Serikat membuat sebuah jebakan di Arab Saudi dengan meledakkan dua truk bermuatan bom di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi dan membuat alur cerita se akan akan otak peledakan adalah usamah bin ladin, Kenya; dan di Dares Salaam, Tanzania. Usamah bin Ladin menolak bertanggungjawab, tetapi para Hakim menegaskan keterlibatan dan kesalahannya itu terbukti

Iklan
Ditulis dalam 1. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: